Pages

Kamis, 23 Desember 2010

GUNUNG TOBA

Gunung Toba adalah gunung api raksasa yaitu gunung aktif dalam kategorisangat besar, diperkirakan meletus terakhir sekitar 74.000 tahun lalumenyisakan sebuah danau yaitu Danau Toba, Sumatera Utara, Indonesiasebagai kaldera terbesar di dunia

Pada tahun 1939, geologBelanda Van Bemmelen melaporkan, Danau Toba, yang panjangnya 100kilometer dan lebarnya 30 kilometer, dikelilingi oleh batu apungpeninggalan dari letusan gunung. Karena itu, Van Bemmelen menyimpulkan,Toba adalah sebuah gunung berapi. Belakangan, beberapa peneliti lainmenemukan debu riolit (rhyolite) yang seusia dengan batuan Toba diMalaysia, bahkan juga sejauh 3.000 kilometer ke utara hingga IndiaTengah.

Beberapa ahli kelautan pun melaporkan telah menemukanjejak-jejak batuan Toba di Samudra Hindia dan Teluk Benggala. Parapeneliti awal, Van Bemmelen juga Aldiss dan Ghazali (1984) telahmenduga Toba tercipta lewat sebuah letusan mahadahsyat. Namun penelitilain, Vestappen (1961), Yokoyama dan Hehanusa (1981), serta Nishimura(1984), menduga kaldera itu tercipta lewat beberapa kali letusan.Peneliti lebih baru, Knight dan sejawatnya (1986) serta Chesner danRose (1991), memberikan perkiraan lebih detail: kaldera Toba terciptalewat tiga letusan raksasa.
Penelitian seputar Toba belum berakhirhingga kini. Jadi, masih banyak misteri di balik raksasa yang sedangtidur itu. Salah satu peneliti Toba angkatan terbaru itu adalah Fauzidari Indonesia, seismolog pada Badan Meteorologi dan Geofisika. Sarjanafisika dari Universitas Indonesia lulusan 1985 ini berhasil meraihgelar doktor dari Renssealer Polytechnic Institute, New York, pada1998, untuk penelitiannya mengenai Toba.
[sunting]Berada di tiga lempeng tektonik

LetakGunung Toba (kini: Danau Toba), di Indonesia memang rawan bencana. Halini terkait dengan posisi Indonesia yang terletak di pertemuan tigalempeng tektonik, yakni Eurasia, Indo-Australia dan Lempeng Pasifik.Sebanyak 80% dari wilayah Indonesia, terletak di lempeng Eurasia, yangmeliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Banda.
Lempengbenua ini hidup, setiap tahunnya mereka bergeser atau menumbuk lempenglainnya dengan jarak tertentu. Lempeng Eurasia yang merupakan lempengbenua selalu jadi sasaran. Lempeng Indo-Australia misalnya menumbuklempeng Eurasia sejauh 7 cm per tahun. Atau Lempeng Pasifik yangbergeser secara relatif terhadap lempeng Eurasia sejauh 11 cm pertahun. Dari pergeseran itu, muncullah rangkaian gunung, termasuk gunungberapi Toba.
Jika ada tumbukan, lempeng lautan yang mengandunglapisan sedimen menyusup di bawahnya lempeng benua. Proses ini lantasdinamakan subduksi atau penyusupan.
Gunung hasil subduksi, salahsatunya Gunung Toba. Meski sekarang tak lagi berbentuk gunung,sisa-sisa kedasahyatan letusannya masih tampak hingga saat ini. DanauToba merupakan kaldera yang terbentuk akibat meletusnya Gunung Tobasekitar tiga kali yang pertama 840 juta tahun lalu dan yang terakhir74.000 tahun lalu. Bagian yang terlempar akibat letusan itu mencapailuas 100 km x 30 km persegi. Daerah yang tersisa kemudian membentukkaldera. Di tengahnya kemudian muncul Pulau Samosir.
[sunting]Letusan

Sebelumnya Gunung Toba pernah meletus tiga kali.
Letusanpertama terjadi sekitar 840 juta tahun lalu. Letusan ini menghasilkankaldera di selatan Danau Toba, meliputi daerah Prapat dan Porsea.
Letusankedua yang memiliki kekuatan lebih kecil, terjadi 500 juta tahun lalu.Letusan ini membentuk kaldera di utara Danau Toba. Tepatnya di daerahantara Silalahi dengan Haranggaol. Dari dua letusan ini, letusanketigalah yang paling dashyat.
Letusan ketiga 74.000 tahun lalu menghasilkan kaldera, dan menjadi Danau Toba sekarang dengan Pulau Samosir di tengahnya.
GunungToba ini tergolong Supervolcano. Hal ini dikarenakan Gunung Tobamemiliki kantong magma yang besar yang jika meletus kalderanya besarsekali. Volcano kalderanya ratusan meter, sedangkan Supervolacano itupuluhan kilometer.

Yang menarik adalah terjadinya anomaligravitasi di Toba. Menurut hukum gravitasi, antara satu tempat denganlainnya akan memiliki gaya tarik bumi sama bila mempunyai massa,ketinggian dan kerelatifan yang sama. Jika ada materi yang lain beradadi situ dengan massa berbeda, maka gaya tariknya berbeda. Bayangkangunung meletus. Banyak materi yang keluar, artinya kehilangan massa dangaya tariknya berkurang. Lalu yang terjadi up-lifting (pengangkatan).Inilah yang menyebabkan munculnya Pulau Samosir.
Magma yang di bawahitu terus mendesak ke atas, pelan-pelan. Dia sudah tidak punya dayauntuk meletus. Gerakan ini berusaha untuk menyesuaikan ke normalgravitasi. Ini terjadi dalam kurun waktu ribuan tahun. Hanya Samosiryang terangkat karena daerah itu yang terlemah. Sementara daerahlainnya merupakan dinding kaldera.

Letusan gunung sebesar ini dapat membawa bumi ke zaman es... Bayangin kalo meletus ya... hiiiiii....

Kalosering liat National Geographic channel (Metro TV), Toba seringditayangkan. Danau Toba yg ada sekarang ini dikarenakan ledakan besarjaman dulu, para ilmuwan bahkan mengatakan ituadalah ledakan volcanoterbesar dalam sejarah hingga bumi menjadi dingin dan beku. Awalnyapara peneliti mengambil sample di kutub, dan ditemukan abu volcano ygbelum pernah ditemukan, para peneliti kemudian mengambil sample abuvolcano dr gunung2 di dunia sampai hampir putus asa karena ngga ada ygcocok. Kebetulan ada peneliti lain yg meneliti danau toba, mengambilsample lereng2 terjal di danau toba, setelah dikirim ternyata structureabu volcano sama dengan yang ad di kutub. Jadi waktu meletus abuterbang menutupi sebagian besar bumi hingga sampai ke ktub. Jikaletusan serupa terjadi lagi, 40-50% populasi dunia MATI!!!! Karena bumibeku jadi es. Kenapa para peneliti memilih sample sedimen dikutub?Karena semua material seperti di awetkan, dan nggak rusak walau sudahjutaan tahun.

SUMBER:http://jelajah.webs.com/apps/blog/show/2182631-gunung-toba

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...